Rabu, 08 Juni 2016

Tak Maksimal, Sosialisasi Bulan Dana PMI Digencarkan

PurbalinggaNews – Sejumlah SKPD dan lembaga diminta lebih gencar dalam mensosialisasikan bulan dana PMI. Pasalnya dalam penyelenggaraan Bulan Dana PMI tahun 2014, hasilnya dirasa belum maksimal. Dari rencana pendapatan Rp 604,6 juta hanya tercapai Rp 518,4 juta (85,74 %).
Sekretaris Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga HM Ichwan menuturkan, waktu untuk pelaksanaan bulan dana PMI terlalu singkat akibat terlambatnya ijin operasional dan surat keputusan kepanitiaan yang baru diterima panitia bulan Agustus. Padahal waktu operasional bulan dana PMI bulan Juli – September. Sehingga dilakukan perpanjangan selama dua bulan.
“Tingkat kesadaran penyumbang juga belum maksimal, sehingga diperlukan sosialisasi yang lebih gencar terutama untuk sasaran perusahaan rambut dan bulu mata palsu,” katanya saat Serah Terima Hasil Bulan Dana PMI tahun 2014 di Operation Room Graha Adiguna, Rabu (18/2).
Hasil bulan dana PMI sebesar Rp 518,4 juta diserahkan oleh Panitia Bulan Dana PMI 2014 yang diketuai Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Agustinus Sinaga kepada Bupati Sukento Rido Marhaendrianto. Setelah dikurangi biaya operasional sebesar 10 persen, kemudian diserahkan kepada Ketua PMI Suyitno, untuk kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI.
Bupati Sukento, memerintahkan SKPD terkait untuk menggencarkan sosialisasi. Menurut Bupati, sosialisasi sudah bisa dilaksanakan sejak sekarang meski kepanitiaan belum terbentuk. “Saya minta Kepala Dinas Kesehatan, untuk mulai melakukan sosialisasi kepada organisasi profesi dibawah pembinaan DKK. Seperti Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia, PPNJ, IBI dan lainnya,” katanya.
Organisasi profesi lainnya, lanjut Bupati, seperti  para notaris dan dunia perbankan  juga harus mendapat sosialisasi. Termasuk para PNS, Perangkat desa,  jajaran TNI/Polri dan kalangan perusahaan.  “Peningkatan perekonomian masyarakat, seharusnya diikuti dengan meningkatnya penghimpunan bulan dana PMI,” ujarnya.
Sesungguhnya, penghimpunan dana masyarakat dari kegiatan bulan dana PMI 2014 telah memenuhi target yang disampaikan Bupati Sukento saat penerimaan hasil bulan dana PMI tahun 2013 lalu. Saat itu, hasil kotor bulan dana PMI hanya Rp 471,9 juta. “Tahun depan, siapapun panitianya saya minta dapat mencapai angka Rp 500 juta,” kata Bupati pada Januari tahun lalu. (Hardiyanto)
sumber : purbalingganews

Bulan Dana PMI Belum Maksimal, Peran IDI Dipertanyakan


KBRN, Purbalingga:  Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto mengungkapkan ketidakpuasanya terhadap perolehan bulan dana PMI tahun 2014 lalu yang hanya tercapai lebih dari Rp 518 juta. Padahal banyak potensi yang belum maksimal mendukung bulan dana PMI.

“Tahun ini, bulan dana PMI saya minta dapat menghimpun dana minimal Rp 750 juta. Silahkan panitia bulan dana nanti mendorong peran organisasi profesi agar lebih maksimal mendukung program PMI,” ujar Bupati saat membuka Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia Kabupaten Purbalingga tahun 2015, di Operation Room Graha Adiguna, Kamis (26/3/2015).

Menurut Bupati ada organisasi profesi yang justru masih belum berperan dalam upaya penghimpunan dana untuk kegiatan kemanusiaan oleh PMI.

“Coba minta perhatiannya. Organisasi profesi seperti IDI masih kosong, ikatan perawat kosong, ikatan dokter gigi juga masih kosong, bagaimana itu,” kata Sukento.

Bupati juga menyarankan agar melakukan pendekatan dengan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) yang menghimpun semua bank di Purbalingga. Termasuk melakukan pendekatan dengan para pemilik pabrik (pengusaha Korea-red) yang memiliki total karyawan mencapai 40 ribu orang.

Meski sudah diminta meningkatkan perolehan bulan dana PMI, muserkab PMI hanya memasang target perolehan 2015 sebesar Rp 500 juta. Diungkapkan Ketua PMI Suyitno, pelaksanaan bulan dana PMI bukan dilakukan oleh pengurus PMI. Namun dilaksanakan oleh kepanitiaan yang dikordinir secara bergantian oleh unsur Muspida Purbalingga.

“Pelaksanaan bulan dana PMI dikordinasikan sepenuhnya oleh panitia bulan dana PMI. Kita serahkan sepenuhnya kepada kebijakan dan kreativitas panitia,” katanya.

Tahun lalu, perolehan bulan dana PMI berhasil menghimpun sumbangan masyarakat sebesar Rp 518,4 juta dari target sebesar Rp 604,6 juta atau hanya mencapai 85,74 persen. Setelah dipotong operasional 10 persen, diperoleh pendapatan bersih Rp 466,5 juta.

Rakerkab PMI membahas pertanggunjawaban pengurus tentang pelaksanaan program  kerja dan laporan keuangan 2014, serta menyusun rencana program kerja dan anggaran PMI 2015.

Dalam raker tersebut juga dilakukan pengukuhan Korps Sukarela PMI periode 2015 – 2018, dan penyerahan secara simbolis bantuan mobil ambulan dari donatur Purbadi Hardjo Prayitno, pengusaha Jakarta asal Purbalingga kepada PMI.

“Ambulan bantuan donatur ini berupa mobil Daihatsu Luxio yang kemudian dikaroseri lagi dengan penambahan peralatan pendukung. Harga mobil dari dealer sebesar Rp 176,5 juta, sedang peralatan perlengkapannya seharga Rp 90 juta,” kata Suyitno (spj)
sumber : rri.co.id

PMI akan Gelar Mukerkab Th. 2015 Besok

PURBALINGGA – Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga, Kamis (26/3) akan menggelar Musyawarah kerja kabupaten (Mukerkab) di Ruang Operation Room Graha Adiguna, Kompleks Pendapa Dipokusumo. Mukerkab untuk menyampaikan pertanggungajawaban pengurus tentang pelaksanaan program kerja dan realisasi anggaran tahun 2014, serta menyusun rancanngan program kerja dan anggaran tahun 2015.
            Ketua PMI Purbalingga Drs Suyitno mengatakan, Mukerkab diikuti pengurus PMI kecamatan se-Purbalingga yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara, utusan peninjau dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) PMI yang terdiri dari klinik dan Unit Donor Darah, anggota Tenaga Sukarela (TSR), anggota Korps Suka Rela (KSR), dan Pembina Palang Merah Remaja (PMR).
            Suyitno menambahkan, dalam Mukerkab kali ini juga akan dilakukan pengukuhan pengurus Korps Sukarela PMI periode 2015 – 2018, dan penyerahan secara simbolis bantuan mobil ambulan dari donatur Purbadi Hardjo Prayitno, pengusaha Jakarta asal Purbalingga kepada PMI. “Ambulan bantuan donatur ini berupa mobil Daihatsu Luxio yang kemudian dikaroseri lagi dengan penambahan peralatan pendukung. Harga mobil dari dealer sebesar Rp 176,5 juta, sedang peralatan perlengkapannya seharga Rp 90 juta,” kata Suyitno. (*)

Jumat, 24 Januari 2014

Hasil BD Purbalingga Rp 424,7 juta

Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, menyerahkan hasil bulan dana PMI tahun 2013 sejumlah Rp 434,8 juta. Jumlah itu merupakan hasil bersih dari penerimaan sumbangan masyarakat sebesar Rp 471,9 juta. Atau hanya tercapai 84,23 persen dari target Rp 558,6 juta.
“Kegiatan bulan dana PMI dilaksanakan selama tiga bulan terhitung mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2013 dan telah diperpanjang hingga November,” kata Sukento yang juga ketua panitia bulan dana PMI 2013 di Operation Room Graha Adiguna, Kamis (23/1).
Bupati Sukento memberikan apresiasi kepada seluruh panitia bulan dana dan masyarakat yang telah iklas bekerja dan memberikan dananya untuk kegiatan kemanusiaan yang dikelola PMI. Bupati juga berpesan kepada seluruh pejabat dilingkungan pemkab untuk selalu menyelipkan pesan motifasi agar masyarakat dapat selalu mendukung kegiatan yang dilakukan PMI.

header

header