Rabu, 17 November 2010

HUJAN ABU MERAPI DI PURBALINGGA, PMI PURBALINGGA BAGIKAN MASKER KEPADA WARGA

   


Seiring dengan aktifitas Gunung Merapi yang semakin meningkat setelah erupsi tanggal 26 Oktober 2010, pada tanggal 4 Nopember 2010 Pukul 23.30, Merapi kembali mengeluarkan awan panas dan erupsi yang cukup besar.
Akibat erupsi yang besar tersebut, debu dan debu abu hasil erupsi beterbangan dan menyebar ke segala penjuru di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya, termasuk wilayah Purbalingga. Sejak jumat dinihari, udara di Purbalingga telah dipenuhi abu vulkanik dan debu yang berterbangan dalam jumlah yang cukup pekat. Kejadian ini merupakan yang terbesar terjadi di Purbalingga setelah hujan abu serupa yang datang setelah peristiwa Erupsi Gunung Galunggung Tasikmalaya pada Tahun 1982. merespon kejadian tersebut, PMI Kabupaten Purbalingga merespon cepat kejadian tersebut dengan pembagian masker gratis kepada masyarakat terutama yang melintasi di jalan-jalan di Purbalingga adan beraktivitas di luar rumah. Pembagian dilakukan di Jalan Letkol Isdiman sekitar Markas PMI Kab Purbalingga serta di tempat-tempat publik seperti terminal, pasar dan juga ke Dinas, Instansi dan Lembaga Pemerintah. Selain itu juga banyak warga masyarakat yang berinisiatif datang langsung ke markas PMI untuk meminta masker baik secara perorangan maupun individu. Pagi hari jam 06.30 WIB saat warga mulai keluar rumah untuk berangkat sekolah maupun kerja, relawan PMI berdiri di pinggir jalan dan membagikan masker langsung untuk dipakai.
     Sekitar pukul 08.00 wib stok masker markas sudah habis, setelah sekitar 3500 lembar di bagi langsung. Pukul 10.00 PMI mendapat bantuan masker dari DKK Kab Purbalingga sejumlah 2000 lembar dan langsung dibagikan lagi ke masyarakat. Meskipun telah habis PMI masih menjadi buruan masyarakat untuk mendapatkan masker.
Setelah masker dari DKK habis terdistribusi, stok cadangan PMI dalam jumlah terbatas pun dikeluarkan mengingat abu vulkanik yang masih cukup deras menyiram kota Purbalingga.
Pembagian masker ini dilakukan oleh Pengurus, Staf dan Relawan PMI serta masyarakat yang berinisiatif membantu.
(rsl-volunteer )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

header

header